Timnas Kalah, Jacksen Akui Kondisi Pemain Menurun

By
Updated: Senin, 22/07/13 07:24

Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F. Tiago, tidak menyesali kekalahan 0-3 anak-anak asuhnya dari Belanda dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6) malam. Menurutnya ada pembelajaran dari laga tersebut. “Semua ada prosesnya. Paling tidak dari laga itu, kami tahu mana kesalahan. Itu membuka mata bagi kami untuk bekerja keras lagi,” kata Jacksen F. Tiago dalam jumpa wartawan usai pertandingan.

Indonesia sendiri cukup bagus bermain di babak pertama, terutama pada babak pertama. Pertahanan kokoh yang dibuat oleh Victor Igbonefo, Ricardo Salampessy, M. Roby, dan Toni Sucipto, berhasil membuat Belanda bermain 0-0 hingga babak pertama.

Jacksen menilai kegagalan Indonesia untuk mempertahankan hasil imbang tersebut disebabkan lantaran kondisi pemain yang menurun. Hal itu juga yang membuat Indonesia harus kebobolan tiga gol di babak kedua. “Ada celah sehingga Belanda bisa memanfaatkannya. Namun, saya melihat ini sebagai langkah awal dan saya bangga. Saya sendiri sudah memiliki catatan untuk membuat lebih baik lagi,” sambung Jacksen.

Selain itu pria asal Brasil ini  memastikan bahwa skuad yang ada saat ini tak kekal. Ia mengaku masih akan melakukan perombakan terutama jelang menghadapi Cina dalam babak Kualifikasi Piala Asia pada 15 Oktober dan 15 November 2013.

“Saya sudah bilang, kami akan terus melakukan rotasi. Itu akan dilakukan untuk sektor yang memang perlu diperbaiki,” tukas Jacksen.

Jacksen sendiri mengaku punya kriteria ketika akan memanggil pemain. Pemain yang memiliki kekokohan mental, komitmen tinggi, disebutnya bakal dipilih.

“Saya tahu masih ada pemain naturalisasi, seperti Stefano Lilipaly, Tonnie Cusell. Ada juga Irfan Bachdim, Kim Kurniawan, dan banyak lainnya. Sangat terbuka untuk pemain naturalisasi maupun lokal. Ini bukan final, masih ada kesempatan untuk pemain lain memperkuat Indonesia terutama di laga melawan Cina,” tutup pelatih yang juga membesut Persipura ini.

Comment