Apresiasi Aji Untuk Alfin Cs

By
Updated: Jumat, 16/05/14 01:24
Apresiasi Aji Untuk Alfin Cs

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras pemainnya yang mampu mengimbangi Republik Dominika. Seperti diketahui Garuda Muda menahan imbang 1-1 negara asal Kepulauan Karibia ini di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5) malam. Gol penyelamat Timnas U-23 dicetak oleh penalti Alfin Tuasalamony di menit 85.

"Pergantian pemain jadi kunci tapi skema kami tidak berubah. Bola-bola bawah trough pass dengan kombinasi, saya cukup apresiasi. Siapapun yang main tidak ada perbedaan. Skema babak kedua sudah ada meminta pemain lebih variatif seperti Alfin melakukan akselerasi. Saya meminta kepada BTN supaya lebih sering kita bertanding melawan tim lebih di atas kita," jelas Aji.

Mantan pemain Timnas era 2000'an ini menambahkan antara babak pertama-kedua ada peningkatan tempo. "Anak-anak beradaptasi di pertandingan internasional, karena ada yang masih minim. Babak kedua tingkatkan tempo permainan. Menginstruksikan pemain lebih variatif melakukan 5-6 kali sentuhan. Improvisasi babak kedua cukup meningkat," papar Aji.

"Besok pemain dipulangkan ke klub sekitar 20 Juni ada TC dengan durasi waktu tak beda dengan saat ini satu minggu sampai sembilan hari. Masalah waktu kurang ideal, tapi saya maksimalkan waktu yang minimalis. Saya ingin pemain bermain sesuai skema. Saya memberi pemahaman kepada semua pemain tak hanya bisa main bola, tapi mengerti main bola. Mengerti main bola bertahan-menyerang secara individu, unit maupun tim. Optimalisasi kerjasama antar pemain," urai Aji.

Soal Evaluasi pria asal Malang ini mengatakan banyak yang perlu diperbaiki. "Ingin lebih baik dari setiap uji coba peningkatan di semua sisi. Tahap pertama-ketiga belum sentuh fisik pemain karena tak ada waktu. Saya masih mencari pemain yang kualitas lebih akan diberikan kesempatan. Timnas ini milik semua bangsa tidak peduli pemain itu bermain di tim mana apa Divisi Utama sama ISL. Bulan puasa ujicoba lawan dengan tingkatan lebih tinggi dari Timnas U-23," ungkap Aji.

Ditanya soal opsi memakai 3 Pemain senior di Asian Games, Aji mengaku opsi tersebut pasti ia digunakan. "Saya ingin maksimal di Asian Games, bulan Juli semua pemain sudah bergabung. Kami akan melawan tim yang tingkatan di atas kita dii semua posisi. Pengen tim Eropa, Pengalaman di setiap laga. Melawan level tinggi bisa mengambil pelajaran," puingkas Aji.

Sementara Kapten Timnas U-23, Dedi Kusnandar mengatakan hari ini ia dkk bermain lepas dan tanpa beban sesuai instruksi pelatih. "Hasil cukup maksimal semoga ke depan lebih baik," singkat Dedi.

Comment