PSSI Minta Maaf, Wasit Tetap Diusut

By
Updated: Rabu, 29/10/14 10:51
PSSI Minta Maaf, Wasit Tetap Diusut

PSSI melalui Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Panjaitan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas laga memalukan antara PSS Sleman dan PSIS Semarang yang dimenangi secara tidak fair oleh PSS dengan skor 3-2 laga laga pamungkas 8 Besar Divisi Utama Liga Indonesia 2014 di Stadion AAU, Yogyakarta, Minggu (26/10).

Demi menghindari salah satu tim, kedua tim tidak bermain serius dan sengaja membiarkan gawangnya kebobolan.

"Kami atas nama PSSI menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat, soal hasil pertandingan PSS vs PSIS. Hal ini jelas mencederai prinsip bermain fair play, di mana tim seharusnya bermain untuk meraih kemenangan bukan kekalahan," kata Hinca saat jumpa wartawna usai Sidang Komdis di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10).

Sedangkan Wasit yang memimpin laga Hulman Simangunsong juga akan  mendapatkan sanksi. Hulman yang memimpin jalannya pertandingan tersebut dinyatakan bersalah karena membiarkan kedua tim mencederai integritas sepak bola.
"Kami telah meminta otoritas wasit untuk menghukum dan memberhentikan sementara wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut hingga inivestigasi yang kami lakukan selesai,"beber Hinca.

"Wasit seharusnya bisa menghentikan jalannya pertandingan. Mereka bisa melakukannya tapi tidak melakukannya," tambahnya.

Selain itu Komdis juga terus melakukan investigasi dan para pelakunya bisa disanksi seumur hidup  sebagai sanksi yang paling berat.

"Komdis masih akan melakukan investigasi lanjutan terhadap pihak yang terlibat di laga tersebut. Jika terbukti mereka terlibat, bisa saja mereka turun kasta. Sanksi lain masih menunggu. Kami masih menunggu investigasi selanjutnya,"tutupnya.