FIFA Menyatakan BOPI dan Kemenpora Tidak Berhak Lisensi Klub ISL

By
Updated: Jumat, 20/02/15 21:59
FIFA Menyatakan BOPI dan Kemenpora Tidak Berhak Lisensi Klub ISL

PSSI mendapatkan balasan surat elektronik dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) setelah berkonsultasi terkait penundaan jadwal kick-off kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Sebelumnya Sekjen PSSI,  Joko Driyono memang mengirimkan surat elektronik dan meminta arahan dari FIFA sehubungan dengan masalah penundaan ISL 2015 oleh Menpora,

“Kami akan meminta arahan ke FIFA. Ini masalah yang dihadapi karena menyangkut harmonisasi, sinkronisasi kompetisi domestik dan event internasional. Kompetisi adalah pilar timnas. PSSI melakukan rapat darurat dengan Komite Eksekutif untuk mengambil keputusan nyata dalam menyikapi hal ini,” kata Joko, Rabu (18/2).

Surat FIFA yang dikirim pada tanggal 19 Februari 2015 yang ditandatangani oleh Sekjen FIFA Jerome Valcke dengan tegas mengatakan bahwa hanya FIFA yang berhak melakukan lisensi dan merupakan badan yang bertanggung jawab untuk mengatur dan memaksakan kriteria kepada klub  (sesuai dengan pasal 2 dan 3 Statuta FIFA). Dengan surat balasan ini, FIFA menegaskan bahwa BOPI dan Kemenpora tidak berhak sebagai badan lisensi Klub ISL. Kriteria bagi klub untuk ikut kompetisi disebut FIFA ditentukan oleh anggota FIFA atau Liga yang terafiliasi.

”Berhubungan dengan penundaan ISL, kami mengingatkan anggota FIFA harus mengelola organisasinya dengan independen dan tanpa pengaruh dari pihak ketiga. Semua sesuai pasal 13 dan 17 statuta FIFA,” tulis surat FIFA tersebut.

”Lebih jauh, dan hubungan dengan kriteria (segala sesuatu yang berefek ke klub ISL yang berpartisipasi di ISL), kami mengingatkan PSSI yang hanya anggota FIFA (atau Liga terafiliasi) dapat menjadi lisensor dan badan yang bertanggung jawab untuk mengatur dan menentukan kriteria yang mana klub harus penuhi untuk berpartisipasi (pasal 2 dan 3 FIFA Club Licensing Regulations).”

Seharusnya kelangsungan ISL tidak berhenti karena hasil BOPI atau penekanan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, yang memberi kriteria klub ISL.

Untuk selanjutanya , dalam suratnya, FIFA akan terus memantau masalah ini menunggu penyelesaian hingga tidak lebih dari tanggal 23 Februari 2015 mendatang.

Link Surat :

http://ligaindonesia.co.id/assets/collections/pojok_media/files/54e745dfc122d.pdf