Bendol Apresiasi Pemain, Gethuk Akui Beberapa Lini Perlu Pembenahan
Pelatih Sriwijaya FC, Benny Dollo mengapresiasi penampilan anak didiknya usai menahan imbang 1-1 tuan rumah Arema Cronus dalam leg pertama semifinal Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (3/10).
“Saya rasa masyarakat Indonesia sudah tahu kekuatan Arema. Kerjasama satu dua serta taktik mereka bagus. Kita dalam pertandingan tadi lebih perkuat sektor pertahanan,” ungkap pelatih yang akrab disapa Bendol ini.
Di sisi lain, Bendol tak ingin hasil yang di dapat di leg pertama ini membuat pemainnya cepat puas. Sebab mereka akan bekerja keras lagi di leg kedua. “Satu gol ini belum tentukan kita lolos.Jadi setelah ini kita akan lakukan evaluasi,” imbuhnya
Sementara itu pencetak gol Sriwijaya,Wildansyah mengaku hasil itu jadi motivasi bagi timnya untuk main lebih bagus lagi di leg kedua.”Yang pasti kita unggul satu gol membuat kita jadi termotivasi. Kita harus bisa imbangi,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Arema Cronus, Joko Susilo mengatakan ada beberapa lini yang harus ia benahi, lebih-lebih beberapa pemain Arema Cronus dalam pertandingan tersebut tidak bisa bermain diantaranya adalah Samsul Arif, Juan Revi dan Ferry Aman saragih serta absennya Ahmad Bustomi sedikit banyak berpengaruh terhadap permainan Arema.
Gede Sukadana yang dalam pertandingan tersebut memiliki peran besar di lini tengah mengalami cedera. “Ya memang variasi serangan dan kreator tidak bisa jalan sesuai rencana, Sukadana yang bisa kuasai bola kita harapkan amankan bola juga alami cedera,” ungkapnya.
Kendati demikian, Gethuk, panggilan akrab Joko Susilo mengapresiasi permainan anak didiknya yang dinilainya sudah bermain maksimal. “Tapi dalam pertandingan tadi pemain sudah maksimal. Ini yang harus kita apresiasi,” tegasnya



