Empat Pemain Beri Keterangan, Komdis Panggil Manajemen PSS

By
Updated: Selasa, 18/08/15 00:00
Empat Pemain Beri Keterangan, Komdis Panggil Manajemen PSS

Empat pemain PSS Sleman yakni Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin dan Moniega Bagus hadir dalam panggilan kedua Komisi Disiplin (Komdis) dalam sidang di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8) siang.

Sidang tersebut dipimpin Ketua Komdis, Ahmad Yulianto bersama anggota Yusuf Ibrahim dan juru bicara, Albinus Laurent. Namun di panggilan kedua ini dua pelatih Agus Yuwono dan Gunawan kembali tidak hadir.

Mereka dipanggil untuk menindaklanjuti semua temuan dan dugaan dari masyarakat tentang para pelaku match fixing serta perilaku buruk lainnya di sepak bola Indonesia yang telah beredar luas di media.

Ketua Komdis, Ahmad Yulianto mengatakan pemanggilan empat pemain PSS ini terkait keterangan mereka soal tragedi sepak bola gajah bersama forum suporter di sebuah hotel di Sleman pada 29 Juli lalu. "Kali ini semua pemain terutama Hermawan Putra Jati yang disanksi seumur hidup sangat kooperatif dibanding saat dipanggil Komdis sebelumnya. Dulu dia hanya diam dan tidak kooperatif," kata Yulianto.

"Oleh karena itu, keterangannya saat ini dalam laga yang berlangsung tanggal 26 Oktober 2014 lalu, kami dalami dan dibenarkan oleh tiga pemain lainnya.," tambahnya.

Pria yang juga pengacara ini memastikan Komdis PSSI akan memanggil Manajemen PSS Sleman saat laga tersebut yakni Supardjiono, Rumadi, lalu Erry Febrianto alias Ableh, Edi Broto, dan mantan pengurus PSS, Subardi pada tanggal 24 Agustus mendatang. "Dari keterangan Hermawan kita pastikan akan memanggil nama-nama ini untuk dimintai keterangan. Untuk Agus Yuwono dia tidak bisa datang karena kendala biaya, itu akan kami carikan jalan keluar saat pemanggilan ketiga sedangkan untuk Gunawan tidak memberi kabar. Nantinya bila dipanggilan ketiga tidak juga hadir kita bisa saja memberikan hukuman langsung kepadanya," beber Yulianto.

Yulianto memastikan Komdis akan tegas dan terus menuntaskan masalah sepak match fixing. "Bila nanti ada nama-nama lagi dari keterangan lima orang yang akan kami panggil, Komdis tidak segan-segan akan memanggil serta memberikan hukuman bila terbukti dan PSSI tidak main-main dalam hal ini," tukas Yulianto.

Sementara itu, Hermawan Putra Jati mengaku kedatangan dirinya bersama tiga pemain PSS lainnya karena ingin memberi pengakuan yang sebenarnya. "Pengakuan ini tidak kami buat-buat. Kami menceritakan kejadian yang ada. Yang jelas kami berbuat begitu atas suruhan manajer PSS yakni pak Rumadi dan pak Supardjiono," kata Hermawan usai sidang.

"Kita disuruh mengalah dari PSIS agar tidak bertemu Pusamania Borneo FC. Hari ini, kita juga memberikan bukti dan rekaman soal investigasi yang dibikin suporter PSS (Slemania) kepada Komdis. Bila Komdis memanggil lagi, kami siap datang. Sekali lagi kami ini hanya korban serta berharap kita mendapat kebebasan dan bisa bermain bola lagi," harap Hermawan.