Tribute Game to Suharno, Singo Edan Jajal Gresik United

By
Updated: Senin, 24/08/15 00:00
Tribute Game to Suharno, Singo Edan Jajal Gresik United

Sepak terjang Suharno di dunia sepakbola nasional  akan tetap dikenang sampai kapanpun, lebih-lebih di tim terakhir yang ia nahkodai, Arema. Mengenang pria yang lebih dikenal dengan panggilan Once tersebut, manajemen Singo Edan mengadakan  pertandingan persahabatan bertajuk 'Tribute Game to Suharno' menghadapi Gresik United di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (26/8) lusa.

“Pertandingan nanti adalah bentuk penghormatan untuk Suharno. Ini adalah penghargaan tertinggi untuk beliau karena adalah pahlawan Arema dan juga sepakbola Indonesia,” ungkap General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Dipilihnya Gresik United bukannya tanpa alasan, sebab tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini memiliki nilai historis yang sama terkait kiprah Suharno di sepakbola nasional. Gresik United pernah merasakan sentuhan Suharno di  2012-2013.

“Kita sengaja mengundang Gresik United karena memang mereka juga pernah dilatih oleh Almarhum (Suharno),” imbuh Ruddy.

Laga amal ini merupakan serangkaian persiapan Arema sebelum turun di Piala Presiden yang akan memulai pertandingan perdana  pada 1 September mendatang.

Sebelum laga ini, terlebih dulu Aremania diajak bernostalgia menyaksikan pertandingan tim Arema All-Star yang akan menghadapi tim wartawan olahraga.

Arema All-Star yang akan memulai kick off pada 14.00 WIB tersebut, akan diperkuat oleh nama-nama besar yang pernah menghiasi perjalanan Arema. Diantaranya adalah Singgih Pitono, Joko Susilo, Kuncoro, Siswantoro, I Putu Gede, Aris Budi Prasetyo dan Hilal Lahji.

“Sebelum pertandingan lawan Gresik United  akan ada pertandingan yang mempertemukan Arema All-Star yang berisi pemain-pemain lawas Arema yang akan bertanding melawan tim wartawan olahraga,” ungkap pelatih Arema, Joko Susilo.

Joko mengungkapkan bahwa diantara nama-nama legenda Arema tersebut ada yang sempat bersinggungan langsung dengan almarhum Suharno.

“Peran almarhum  cukup besar dalam perkembangan sepakbola nasional, kami dari orang yang pernah berkecimpung  lama di sepakbola juga ingin memberikan penghormatan kepada almarhum,” imbuh Joko.