Singo Penasaran, Maung Beri Psy War

By
Updated: Kamis, 29/01/15 13:27
Singo Penasaran, Maung Beri Psy War

Duel dua tim yang identik dengan warna kebesaran biru, bakal kembali tersaji di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (1/2). Kendati hanya berlabel laga final turnamen pra musim, Inter Island Cup 2014, aroma pertaruhan gengsi tinggi sudah terasa.

Sejatinya, turnamen Pra Musim memang menjadi ajang persiapan bagi seluruh klub dalam masa persiapan jelang musim kompetisi yang baru. Gelar juara bukan tujuan utama, namun upaya mencapai soliditas tim secara utuhlah yang menjadi incaran para pelatih.

Namun, khusus final IIC 2014, yang sedianya digelar awal tahun lalu di Sidoarjo, kedua tim sepertinya tak ingin melewatkan untuk meraih gelar terbaik. Apalagi, ini bisa jadi sebagai final terakhir dari gelaran IIC yang digelar oleh LIGA, karena memang ke depannya diwacanakan untuk tak lagi digelar.

Musim lalu, Arema Indonesia bertemu Persib Bandung di laga semifinal ISL 2014 di stadion yang sama. Kala itu, Arema harus mengakui keunggulan Persib Bandung, lewat masa perpanjangan waktu, sebelum akhirnya Maung Bandung menasbihkan diri menjadi juara usai menaklukkan Persipura di final.

Kini, laga di Jakabaring bisa saja menjadi ajang pembalasan dari Singo Edan, yang juga baru saja mengangkat trofi juara SCM Cup 2015, di Jakabaring. Skuad asuhan pelatih Suharno pun saat ini tetap berada di Palembang, untuk menantikan kedatangan Persib Bandung.

“Setelah lawan Sriwijaya FC berarti kita harus fokus pada pertandingan berikutnya yakni menghadapi Persib Bandung di final Inter Island Cup. Yang jelas kalau soal kondisi Palembang kita sudah adaptasi,” ungkap pelatih Arema Cronus, Suharno, dalam situs resmi Arema.

Sementara, dari hasil yang dicapai di SCM Cup, Suharno berharap anak didiknya bisa menjadikan modal berharga untuk melanjutkan tren positif  saat menghadapi Persib.”Semoga anak-anak bisa melanjutkan hasil positif saat bertemu Persib nanti,” tandasnya.

Di sisi lain, pelatih Persib, Djadjang Nurjaman justru telah melancarkan psy war. "Jika saya melihat pertandingan final SCM kemarin, Sriwijaya tampil lebih baik. Arema saya kira punya faktor keberuntungan. Apalagi melihat peluang yang ada," kata Djadjang.

Arema pun dinilai Djanur tidak ada perubahan yang signifikan, bahkan sama kondisinya dengan musim lalu. Oleh karenanya ia cukup optimis dapat mengimbangi anak asuh Suharno pada pertandingan tersebut.

"Mereka sama tidak banyak perubahan. Kalau secara mental kita pun siap, meskipun mereka berstatus sebagai juara, kita pun punya modal sama menang di Padang kemarin," bebernya dalam situs resmi Persib.

Laga final IIC 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sendiri akan digelar pada Minggu, 1 Februari, kick-off : 18.30 WIB. Laga ini rencananya akan ditayangkan secara langsung oleh stasiun televise Indosiar.