Dewa Laut Empaskan Naga Mekes

By
Updated: Rabu, 22/01/14 18:54
Dewa Laut Empaskan Naga Mekes

Mitra Kukar harus gigit jari di laga terakhir Inter Island Cup (IIC) 2014 Grup B. Ya, Naga Mekes kalah 0-1 dari Persiram Raja Ampat di Stadion Manahan, Solo, Rabu (22/1) petang. Pahlawan Dewa Laut pada laga ini adalah oleh Ronald Semot, yang mencetak gol tunggal kemenangan di menit 89.

Dengan hasil ini Mitra Kukar harus gagal ke Final IIC, Bima Sakti dkk tergeser di peringkat dua dengan meraih satu poin, sementara Dewa Laut berpeluang lolos ke Final setelah naik ke posisi satu dengan poin 5 dari tiga kali berlaga. Tapi posisi Persiram bisa digeser Persib dengan catatan Maung Bandung menang lebih dari satu gol atas Persik.

Memulai laga dengan tempo lambat, kedua tim bermain hati-hati dari awal. Mitra Kukar yang bermain tanpa Zulham Zamrun dan Erick Weks tampak miskin kreasi serangan. Sementara Dewa Laut lebih mengandalkan serangan balik dengan tujuan Osas Saha sebagai goal getter. Namun hingga babak pertama usai sko kaca mata 0-0 bertahan hingga laga usai.

Di babak kedua, tempo permainan sedikit meningkat. Tercata beberapa peluang terjadi dan beberapa kali terjadi benturan keras. Jelang laga usai tepatnya di menit 89, berawal dari umpan Osas Saha yang kemudian disambut Mario Aibekop. Bola bisa ditepis, namun bola muntah yang disambar Ronald Semot tak bisa dihadang kiper Mitra Kukar, Dian Agus. Skor 1-0 ini pun menjadi pemecah kebuntuan bagi Persiram. Dan hingga laga usai skor tetap 1-0 untuk Osas Saha dkk.

Usai laga pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson mengatakan Persiram lebih mengandalkan fisik di 25 menit terakhir.

"Pemain kami sebenarnya menguasai setengah lapangan, namun inilah sepakbola. Kami kehilangan dua pemain kunci, namun itu bukanlah sebab kami kalah. Persiram lebih kuat secara fisik dari kami, itu yang membuat kami kesulitan," kata Hansson.

"Tentu saja ada perbedaan besar saat pemain kunci tidak bisa bermain. Akan lebih mudah bila pemain kami normal. Kadang Anda bisa melihat saat Atletico menang besar dengan skor mencolok atas Getafe, namun Anda juga harus menerima kenyataan bahwa hasil lain mempengaruhi keberhasilan, itulah sepakbola," jelasnya.

Sementara itu Gomes de Oliveira, pembesut Persiram mengakui, laga ini merupakan laga yang baik bagi kedua tim.

"Pertandingan yang baik, sama-sama main untuk menang kita tahu Mitra punya kualitas sangat baik. Saya predikasi kita akan kesulitan. Tapi anak-anak Persiram tidak kasih kesempatan mereka berkembang, terus kita juga berjuang mati-matian," ucap Gomes.

"Akhir laga kita bisa main lepas dan sentuhan pertama Ronald dia bisa cetak gol. Saya akui anak-anak sangat lelah tapi mereka bisa atasi kecapaian itu. Salut juga anak-anak bisa atasi pemain bintang. Kita lakukan yg terbaik, peluang masih terbuka untuk laga mendatang. Di laga nanti Persib pasti akan berjuang, dan ketemu yang berat," tukas Gomes.