Mahesa Jenar Kokoh di Puncak, Kebersamaan Jadi Kunci

By
Updated: Rabu, 03/06/15 00:00
Mahesa Jenar Kokoh di Puncak, Kebersamaan Jadi Kunci

PSIS menutup putaran pertama Piala Polda Jateng-Intidana 2015 dengan kokoh di puncak klasemen Grup A. Di pertandingan terakhir, skuad besutan M Dofir menundukkan perlawanan Persis Solo 2-1 (1-0) di Stadion Jatidiri, Rabu (3/6). 

Tuan rumah unggul lebih dulu lewat kaki M Yunus di menit 32. Laskar Sambernyawa menyamakan kedudukan di menit 49 melalui tendangan Saddam Husein. PSIS akhirnya memastikan kemenangan 2-1 lewat sundulan Johan Yoga Utama di menit 65. PSIS hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket semifinal. 

''Tiga kemenangan berturut-turut merupakan hasil kerja keras para pemain. Kami selalu menanamkan rasa kebersamaan. Bagaimanapun juga, turnamen ini dari pemain, oleh pemain dan untuk pemain. Peran manajemen yang selalu memberikan dukungan juga menjadi kunci keberhasilan,'' ujar Pelatih PSIS M Dofir.

Pertandingan yang disaksikan 10 ribu pasang mata itu berjalan alot. Namun, Laskar Mahesa Jenar dapat unggul lebih dulu di menit 32. Berawal dari sepak pojok Taufik Hidayat, bola disundul Fauzan Fajri, namun masih bisa dimentahkan Ghoni Yanuar. Akan tetapi, bola yang bergulir bebas langsung disambar M Yunus. 

Kerja keras yang dibangun anak-anak Persis membuahkan hasil di menit 49. Saddam berhasil menuntaskan umpan satu-dua dengan Ferry R. Ini merupakan kali pertama gawang PSIS kebobolan. Persis menyamakan kedudukan 1-1. 
Di menit 65, PSIS memastikan kemenangan 2-1 lewat tandukan Johan Yoga Utama. Tendangan bebas Welly Siagian disambar oleh Johan Yoga. Bola hasil tandukan kepalanya mengarah ke sudut gawang. Ini adalah gol kedua Johan Yoga setelah sebelumnya diciptakan saat melawan PSIR. 

''Sejak awal saya sudah meminta agar para pemain waspada pada bola-bola mati. Apalagi PSIS memiliki Johan Yoga. Apa yang saya takutkan jadi kenyataan. Dua gol PSIS berawal dari bola mati,'' ujar Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo usai laga.