Gethuk Akui Skuad Singo Edan Kurang Tenang

By
Updated: Minggu, 11/10/15 00:00
Gethuk Akui Skuad Singo Edan Kurang Tenang

Kekalahan 2-1 atas Sriwijaya FC yang membuat tim Singo Edan gagal melaju ke partai final Piala Presiden dirasa cukup menyakitkan. Lebih-lebih dalam pertandingan tersebut tim Singo Edan merasa banyak dirugikan oleh keputusan wasit.

Dalam pertandingan tersebut, Arema Cronus sebenarnya mampu unggul lebih dulu di menit 14, namun gol Gonzales dianulir oleh wasit Thoriq Alkatiri karena dianggap berada dalam posisi offside.

“Kami kecewa, itu jika kita lihat dari sudut pandang kami. Tapi mungkin wasit memiliki sudut pandang berbeda. Kita harus tetap hormati,” ungkap pelatih Arema Cronus, Joko Susilo usai laga.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk tersebut juga  melihat anak didiknya masih terlihat kurang tenang dalam bertahan maupun melakukan penyerangan. “Di pertandingan masih kepanikan anak-anak dalam menyusun serangan maupun bertahan,” ujarnya.

Di sisi lain Gethuk melihat anak didiknya cukup terbebani ekspektasi final ideal yang sudah menjadi wacana public, lebih-lebih Persib sudah memastikan satu tiket final.

“Sebelumnya semua pihak sudah menghubung-hubungkan laga final antara Arema dengan Persib, mereka lupa fokus pada pertandingan yang terdekat,” imbuhnya.